Cilegon – Cabang olahraga petanque mulai menunjukkan geliat prestasi di Kota Cilegon. Salah satu atlet mudanya, Kholiq Firdaus, menjadi bukti bahwa olahraga yang tergolong baru ini mampu melahirkan atlet berprestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kholiq mengawali perjalanannya di petanque sejak tahun 2021. Ia mengaku pertama kali mengenal olahraga tersebut setelah diajak oleh guru sekolahnya. Awalnya hanya mencoba latihan, namun dalam waktu singkat sudah terlibat dalam persiapan kejuaraan daerah hingga akhirnya aktif mengikuti berbagai kompetisi.
“Awalnya cuma coba-coba ikut latihan, diajak guru. Tapi dua minggu sudah langsung persiapan lomba, dan dari situ jadi ketagihan,” ujar Kholiq dalam program Banten Menyapa di RRI Pro 1 Banten, Jumat, 30 Januari 2026.
Sejak pertama turun di ajang lomba, Kholiq tercatat telah mengikuti sedikitnya enam kejuaraan. Dari keikutsertaannya tersebut, ia berhasil mengoleksi sekitar 10 gelar juara, baik dalam nomor perorangan maupun beregu. Menurutnya, setiap pertandingan memberikan pengalaman dan tantangan yang berbeda.
“Perasaannya ingin lomba lagi gitu karena penasaran,” katanya.
Kholiq menilai nomor perorangan memiliki tekanan mental lebih besar dibanding beregu. Dalam pertandingan tunggal, atlet dituntut berpikir dan mengambil keputusan sendiri, sementara di nomor beregu terdapat dukungan dan kerja sama tim.
Menatap tahun 2026, Kholiq menargetkan hasil terbaik pada ajang Porprov Banten 2026. Ia berharap mampu menyumbangkan medali emas bagi Kota Cilegon sekaligus membuka jalan menuju PON hingga SEA Games.














